One more chance...

|

How much more do i've to lose, before my heart is forgiven?
How many more pains do i've to suffer, to meet you once again?
One more time, dear season please don't change...
One more time, to the time when we fool around...


Disorientasi Arah

|


Selamat jo, dengan ini kami nyatakan Tugas Akhirmu lulus dengan nilai A, tapi harus menyelesaikan beberapa revisi yang diberikan oleh penguji ini ya. 

Kira-kira begitulah kalimat yang diucapkan oleh bapak Dwi Sunaryono, selaku ketua sidang Tugas Akhir saya beberapa waktu yang lalu. Alhamdulilah, Yattaa,,, Yeess, Hooreee,,, langsung saya ucapkan ketika keluar dari ruang sidang. Perasaan hati mendadak bahagia dan berbunga-bunga (halah >_<") karena beban Tugas Akhir telah terlepas dengan nilai sempurna dan juga revisi yang terbilang minor.

Wake up...!!! My fellow "MAHASISWA"

|



Teriakan berantas kebodohan, menggelikan ketika keluar dari mulut mahasiswa bodoh!
Mahasiswa pemalas yang tidak bebas dari penyakit finansial, absurd ketika berteriak bebaskan rakyat dari kemiskinan!
Mahasiswa koruptor jam kuliah, tidak pantas berteriak anti-korupsi!
Masyarakat sudah sangat resistence dengan teriakan-teriakan idealis tanpa pelaksanaan yang sering mahasiswa lakukan.
Rakyat perlu teladan, rakyat perlu studi kasus, rakyat perlu success story, dan rakyat perlu know-how yang kita miliki
sumber

Kata kata Pak Romi Satria Wahono tersebutlah yang terlintas pertama dipikiran ketika mendengar berita tentang Mahasiswa meninggal akibat melakukan aksi bakar diri didepan istana negara.  Entah mau sedih, kasihan, atau jengkel melihat aksi tersebut. 
Memang benar saya akui, saya jauh dari sosok yang disebut mahasiswa teladan, kondisi enviroment di kampus saya pun juga sedikit jauh dari hal hal yang berbau bau "demonstrasi". Tetapi saya juga sedikit terusik akan pandangan yang menyatakan bahwa mahasiswa ideal itu adalah yang peduli terhadap rakyat dengan cara berdemonstrasi sedikit tanpa aturan seperti yang sudah sudah.

Kerinduan yang menusuk jiwa...

|



"Didalam hujan terdapat sebuah simfoni sendu yang hanya bisa didengar oleh mereka yang rindu"
Sepertinya memang benar adanya pepatah tersebut. Bahwa ketika hujan bisa menimbulkan resonansi pada otak kita yang dapat membuat teringat akan masa lalu. 

Sore ini surabaya timur tepatnya daerah ITS hujan deras. Saat itu, saya sedang menghadap ke laptop tuk menyelesaikan tugas tugas kuliah yang tak kunjung habis, dengan ditemani oleh secangkir teh hangat dan juga musik soundtrack anime yang terus melantun. 

 

©2009 Yohanda's Web Blog