Tulisan ini saya tulis setelah beberapa hari yang lalu, saya jalan jalan keliling kota Surabaya saat larut malam. Saat itu saya berangkat dari kos sekitar jam 01.30 dini hari, hmmmm memang sudah cukup larut, dan satu satunya alasan kenapa saya keluar semalam itu adalah karena cuaca yang begitu panas sehingga membuat saya sulit sekali untuk tidur, nah alhasil dari pada cuma berbaring dikamar ngga jelas begitu, akhirnya saya memutuskan untuk keluar tuk sekedar mengambil udara segar. Dengan mengendarai sepeda motor, saya menelusuri jalan jalan utama di surabaya, pada awalnya keadaan yang saya temui biasa biasa saja, jalan jalan disekitar perumahan galaxy dan disekitar daerah kertajaya sudah cukup sepi. Akan tetapi, ketika sudah berada disekitar stasiun gubeng, saya kaget karena jalan jalan disana masih cukup ramai. Apalagi ketika saya memasuki jalan P Soedirman dan jalan Pemuda, saya kaget karena masih banyak remaja remaja yang beramai ramai nongkrong di pinggir jalan sambil merokok dan kelihatannya juga minum minuman keras. Saya kaget sekali melihat keadaan tersebut, padahal hari ini bukan malam minggu dan bukan pula malam libur, lalu kenapa remaja remaja usia SMA seperti mereka masih berkeliaran selarut ini ? Entah apa yang mereka lakukan, yang saya lihat hanyalah remaja remaja SMA sedang nongkrong rame rame dipinggir pinggir jalan, padahal bukan pada hari libur. Sungguh ironi sekali, remaja seusia mereka seharusnya berada dirumah jam segini, untuk mempersiapkan sekolah di esok hari, tapi yang saya lihat mereka membuang buang waktu dengan percuma hanya untuk nongkrong dipinggir jalan dan melakukan sesuatu yang worthless. Saat itu saya bertanya dalam hati, apakah benar para pendahulu pendahulu bangsa ini akan mempercayakan masa depan bangsa Indonesia pada mereka?, apakah sebaiknya mereka berpikir lagi?, rasanya tidak iklash kalo masa depan bangsa indonesia ini harus diberikan kepada mereka mereka yang bahkan tidak bisa bertanggung jawab atas masa depan diri mereka sendiri. Hal ini sungguh ironis, jika remaja remaja seperti mereka itu terus terusan mencela dan mengkritik pemerintah, pendidikan atau lembaga negara lainnya, yang tidak becus dalam melaksanakan tugasnya. Lalu apakah mereka itu tidak sadar bahwa mereka juga lebih tidak becus atas diri mereka sendiri. Sungguh malang sekali nasib ibu pertiwi ini, jika harus berada ditangan pemuda pemuda seperti itu. Padahal para pahlawan, pendiri negeri ini telah mempercayakan negara yang mereka perjuangkan dengan tetesan keringat, air mata bahkan darah ini kepada kita. Jika kita sebagai pemuda, terus menerus seperti ini apakah kita ini lebih baik dari para koruptor koruptor yang selalu dicela dan dimaki itu ? How pityfull.......
Kelihatannya sekarang sudah tidak ada harapan lagi bagi generasi muda saat ini untuk bisa membawa negeri untuk lebih baik, sepertinya sekarang yang kita lakukan adalah berdoa kpada yang maha kuasa agar generasi generasi selanjutnya bahkan juga generasi yang belum lahir, untuk tidak berbuat kesalahan yang sama seperti yang telah dilakukan oleh generasi saat ini. Selain itu kita sebagai pemuda generasi sekrang juga tidak bisa begitu saja lepas tangan atas semua ini, kita juga memiliki tugas besar harus kita penuhi, yaitu mengajarkan dan memberi contoh pada generasi generasi selanjutnya agar bisa lebih baik dari kita dan tidak melakukan kesalahan bodoh yang telah berulang kali kita lakukan. I entrust the future on your hands, unborn child............................


5 komentar:
Yang namanya anak2 remaja semua sama brooo... di daerah ku juga begitu kalo malam banyak yg nongkrong g karuan, maklum mungkin ini karena lingkung ngkali yaa... supaya g ketinggalan jaman, biar gaya atau lainnyalah. Semoga aja para remaja kita semuanya diberikan jalan yang terbaik dan ilmu yang berguna....
Trims atas ceritanya, smg suksess n tetap semangat.
btw... Sebagai rasa Syukur, maka saya menganugerahkan Award di bulan Nopember ini kepada sahabat2ku, mohon untuk diterima dan diambil yaaa... Tims
jangan berputus asa... kita akan jadi seorang bapak, dan harapan akan bertumpu pada anak cucu kita sendiri
@harto ya mari kita doakan saja semoga masih ada remaja remaja di negeri ini yang memiliki tanggung jawab yang tinggi sebagai seorang pemuda penerus perjuangan
@secangkir teh dan sekerat roti, ya saya tidak putus asa, akan tetapi saya hanya kasihan kepada generasi generasi setelah kita yang harus mewarisi kesalahan kesalahan kita
hal ini jadi renungan kita bersama sebagai generasi muda penerus bangsa. Udah saatnya kita bangkit menuju perubahan. Kita harus sabar dan terus semangat, karena untuk menuju perubahan itu tidak mudah. Pasti akan ada halangan dan rintangan yang menghadang. Ayo, bangkit pemuda Indonesia!! bangkit blogger muda indonesia!.
salam kenal y bro :) aku follow blog kamu yach. Postingannya bagus-bagus.
Iya betul, trimakasih atas kunjungannya, memang manjadi tanggung jawab kita bersama untuk memperbaiki semua ketimpangan ketimpangan ini....Tetap SEMANGAT.....
Poskan Komentar