Road to PIMNAS 2011 - Makasar

|
Share

Yapp,, setelah beberapa waktu lalu saya dan teman teman (*bisa dibilang sukses) mengikuti kompetisi Teknologi Informasi tingkat Nasional yaitu GeMasTIK dengan membawa pulang medali perak atau Runner Up pada cabang Web Design, kali ini giliran bertempur di PIMNAS. Untuk sekedar pengetahuan, PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) itu adalah sebuah ajang kompetisi karya kreatif mahasiswa tingkat nasional yang diadakan oleh Dikti, dalam ajang ini akan bertanding bermacam mahasiswa, dari bermacam jurusan, dan bermacam penjuru Indonesia. Jadi bisa dibilang ini adalah ajang paling bergengsinya para mahasiswa. Untuk dapat mengikuti PIMNAS ini, pertama mahasiswa harus mengirimkan proposal ide kreatifnya ke Dikti untuk selanjutnya diseleksi proposal mana saja yang layak dibiayai oleh Dikti. Nah untuk tahap pertama tersebut, alhamdulilah saya dan tim berhasil mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan dana dari Dikti. Selanjutnya adalah kita harus me-realisasikan ide kita dan mempresentasikannya didepan para Juri yang berasal dari Dikti dimana tim kita akan diseleksi apakah layak masuk dalam PIMNAS yang tahun ini Insyaallah diselenggarakan di Makasar. 


Tahap pertama memang sudah selesai, dana juga telah turun sebagian, tapi disinilah permasalahan yang sebenarnya muncul. Ternyata mengerjakan proyek dengan komposisi tim yang beragam itu tidak semudah yang saya bayangkan. Kebetulan dalam tim ini saya ditunjuk sebagai Project Managernya, dimana saya harus mengatur tim untuk sedemikan hingga agar proyek ini bisa berjalan dengan lancar dan tepat waktu. Mungkin saya juga telah sering menjadi project manager untuk beberapa tugas2 kuliah yang ada tapi sepertinya kali ini sedikit berbeda. Jika pada tugas2 kuliah tersebut masing masing personel selain bertanggung jawab pada kesuksesan proyek juga bertanggung jawab atas nilai yang akan dia dapat untuk mata kuliah itu. Jadi dengan 2 buah tanggung jawab ini, tentunya lebih memudahkan Project Manager untuk mengatur jalannya pekerjaan, toh dia sendiri yang bakal menanggung akibatnya apabila pekerjaannya gagal. Akan tetapi pada kasus yang sedang saya hadapi ini, seorang project manager harus benar benar bisa memotivasi para partnernya (*bukan mengintimidasi ) agar bisa menjalankan proyek ini sebagaimana mestinya. Hal itu tentunya tidak semudah yang dibayangkan, karena tentunya masing masing personel disini memiliki Ideologi yang berbeda beda ketika mengikuti kompetisi ini. Oleh karena itulah, dalam salah satu kuliah yang saya ikuti yaitu Manajemen Proyek Perangkat Lunak atau MPPL seorang proyek manager mendapat tantangan untuk bisa menyamakan ideologi dan cita cita para partnernya agar proyek yang ditangani bisa berjalan dengan lancar. Apalagi dengan kondisi kesibukan yang luar biasa seperti ini, (sekedar tahu saja bahwa 2 dari 4 anggota tim saya juga mengikuti kompetisi lain bersama saya yaitu Imagine Cup 2011). Nah dari titik inilah seorang Project Manager diberi tantangan untuk bisa mengatur pekerjaan agar semua tetap bisa berjalan sebagai mana mestinya dan juga tidak merugikan partnernya. Dan semoga saja saya diberi kemampuan untuk melakukan hal tersebut... Ammiinnn hehehee. Meski "atur mengatur" adalah pekerjaan utama dari seorang Project Manager akan tetapi dia juga harus tahu betul tentang apa yang dikerjaakan oleh orangnya seperti beberapa quote dari beberapa orang dibawah ini :


"Sangat BODOH jika kapten tim sepak bola tidak bisa memainkan bola sebaik anggotanya" - Unknown

"Sungguh absurd jika seorang Project Manager pada software developer tidak bisa programming" - Mr. Suhadi Lili 

"Mahasiswa IT semester akhir tidak bisa dalam programming...???, Inalilahi Wa ina ilaihi Rojiun, cepatlah bertobat dan tinggalkan kegelapan " Mr Romi Satrio Wahono


0 komentar:

Poskan Komentar

 

©2009 Yohanda's Web Blog