Huffff akhirnya setelah beberapa bulan berada di kota yang penuh dengan polusi udara dan juga polusi cahaya, sehingga sedikit mustahil untuk menjalankan hobby melihat rasi bintang, atau yang biasa dinamakan "Stargazing" , kini tiba juga di kota kecil nan indah, yaitu Madiun.
Mumpung ini lagi musim kering / panas, sehingga langit malam cenderung terlihat cerah tanpa awan dan juga bagian yang terpenting adalah "There is no more air polution here" heheheeee... sehingga langsung aja, ayoo kita susun bintang bintang yang bersinar dilangit.
Untuk waktu yang saya anjurkan adalah mulai pukul 22:00, dikarenakan langit sudah benar benar terlihat gelap dan juga suasana lebih tenang. Bulan september ini ada beberapa rasi bintang terkenal yang bisa kita lihat dengan mata telanjang, yaitu seperti Aquila, Scorpius, Cygnus, Lyra, Ophiucus dan lain lain.
Nah disini sialnya kebetulan saya tidak memiliki kamera yang mampu untuk menangkap rasi bintang tersebut, sehingga kali ini saya hanya akan memberi beberapa petunjuk untuk bisa menemukan rasi rasi bintang tadi.
Untuk kali ini saya akan membahas rasi bintang yang terlihat diarah utara pada sekitar pukul 22:00 di bulan september, yaitu seperti Cygus, Lyra, Aquila, Cassiopeia, Delphinus dan yang paling menarik adalah terbentuknya "The Famous Summer Triangle" yang tersusun dari Altair (α Aquila), Vega (α Lyra) dan Deneb (α Cygnus).
*notasi α digunakan untuk menunjukan bintang paling terang dalam suatu rasiCygnus adalah rasi bintang yang biasanya terlihat jelas dibulan september ini, dengan α-star nya yaitu Deneb. Cygnus berarti seekor angsa. Dalam rasi ini digambarkan seekor cygnus sedang terbang menjauhi garis horizon.
Aquila diambil dari bahasa arab yang berarti seekor elang hitam, Dalam rasi ini digambarkan seekor elang sedang terbang mentap cygnus yang berada tepat didepannya. α-star dari rasi ini adalah Altair
Aquila diambil dari bahasa arab yang berarti seekor elang hitam, Dalam rasi ini digambarkan seekor elang sedang terbang mentap cygnus yang berada tepat didepannya. α-star dari rasi ini adalah Altair
Lyra juga diambil dari bahasa arab yang berarti alat musik harpa. Rasi bintang ini hanya terusun dari lima buah bintang, dengan α-star nya adalah Vega
Pegasus adalah rasi bintang yang menggambarkan hewan mitos yunani, yaitu seekor kuda yang bersayap. Rasi bintang ini sulit sekali ditemukan, terutama untuk mereka yang tinggal dikota kota besar. α-star dari rasi ini dinamakan Markab
Cassiopeia adalah rasi bintang yang digambarkan sebagai seorang ibu yang sedang duduk. Nama ini berasal dari mitologi etiopia. Dimana Cassiopeia adalah istri dari rasi bintang Cheppus dan merupakan ibu dari andromeda. α-star dari rasi ini adalah Shedir
Dhelpinus diambil dari bahasa yunani yang berarti seekor lumba lumba. Rasi bintang ini digambarkan sebagai seekor lumba lumba yang sedang berenang diantariksa dengan mata yang menghadap ke garis horizon. α-star dari rasi ini diberi nama Sualocin
Nah yang terakhir dan yang biasanya menjadi primadona dilangit utara saat musim panas seperti ini adalah Summer Triangle . Sebenarnya segita musim panas ini sendiri bukanlah merupakan rasi bintang seperti yang lainnya, akan tetapi hanyalah bentuk geometri segita yang dibentuk dari tiga buah bintang paling terang dilangit utara, yaitu Altair, Deneb, dan Vega. Dimana jika dibudaya barat segitiga ini merupakan penunjuk bahwa musim panas telah tiba.
Akan tetapi berbeda lagi ceritanya dengan budaya Jepang. Dalam musim panas, masyarakat Jepang akan merayakan suatu festival yang bernama Tanabata, festival ini diadakan untuk memperingati bertemunya sepasang kekasih yaitu Orihime dan Hikoboshi. Dimana dalam hal ini dikisahkan bahwa sepasang kekasih tersebut hanya bisa bertemu setahun sekali, yaitu pada musim panas ketika Festival Tanabata. Sebenarnya sepasang kekasih yang dimaksud disini yaitu Orihime dan Hikiboshi sendiri merepresentasikan bintang Vega dan Altair yang memang hanya bisa dilihat secara bersama dimusim panas.



2 komentar:
walah mas2, salah sendiri di SBY, aku aja di Jakarta (pinggiran) tiap hari bisa melihat bintang bertaburan di langit... hehe minal aidzin wal faidizin...
Lho dijakarta langitnya masih cerah ya..?? jakarta mana..???
Iya nih di sby kalo malam langitnya merah,, udah terlalu banyak polusi...
Sama2 minal aidzin juga... :D
Poskan Komentar