Yap, akhirnya musim panas berakhir juga. Meski di Surabaya sini, baru hujan sekali, itupun cuman gerimis doang, tapi rasi bintang Orion yang sudah kelihatan bisa menjadi petunjuk datangnya musim hujan. Selain itu, summer triangle telah menghilang dari langit utara, juga bisa dijadikan petunjuk berakhirnya musim panas. Semua itu berarti Mas Hikiboshi (Altair) dan Mbak Orihime (Vega) harus kembali berpisah. Ahhh sedih memang, tapi tentunya tahun depan insyaallah mereka berdua akan dipertemukan kembali :D.
Hari ini, karena ada sedikit urusan dengan yang namanya TA, saya pulang dari kampus sekitar pukul 20:00 malam. Saya harus menyusuri jalanan gelap nan panjang dari kampus Teknik Informatika - ITS menuju ke kos2an tercinta. Sialnya lagi kebetulan lampu sepeda motor saya mati, sehingga saya harus melewati jalan gelap itu tanpa penerangan cahaya sedikitpun T_________T.
Dijalan yang super gelap itu, saya justru bisa melihat bulan purnama yang sangat kuning, bulat, dan juga memendarkan cahayanya yang terang. Waaahhhh, subhanallah, indah sekali bulan yang saya lihat ini. Saya sampai berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan tersebut. Saat itu, langit surabaya sedang cerah, sehingga bintang bintang juga bisa terlihat dengan lumayan jelas. Satu bintang yang sangat jelas terlihat saat itu adalah, Aldebaran, bintang paling terang di rasi taurus ini bisa terlihat jelas dibawah bulan purnama.
Sejak kecil, saya sering diajak oleh ayah dan ibu untuk menikmati pemandangan langit malam yang penuh bintang. Bahkan saking senangnya melihat bintang, ibu sampai memberikan nama yang mengandung arti bintang kepada saya (Yohanda Mandala Kartika Babtyo). Masih lekat diingatan saya, bagaimana kami sekeluarga membaringkan diri di teras rumah untuk bisa melihat pemandangan langit malam. Bagaimana ibu saya menunjukan semua rasi bintang yang beliau ketahui. Yang pada saat itu, ayah selalu ketiduran kalo ibu sudah ngomongin rasi bintang. Dari kebiasaan tersebutlah sampai sekarang kalo melihat langit malam yang bertaburan bintang saya seperti merasakan hembusan angin segar yang menerpa jiwa ini. Hahaaaaaa lebay banget ya....
Tapi memang benar, saya merasakan sesuatu yang berbeda ketika memandang langit yang penuh bintang. Rasanya semua semua beban terlepas, semua kegalauan hilang seketika, bahkan semua ambisi dan impian saya juga ikut meleleh dikarenkan sinar yang dipancarkan oleh bintang bintang tersebut.
Damai sekali, begitu tenang, melihat salah satu dari sekian banyak keindahan yang diciptakan oleh Allah ini. Saya benar benar merasa kecil sekali, saya merasa menjadi makhluk yang tak punya daya kalo sudah melihat melihat bintang yang bertebaran dilangit.
Sadar tidak...??? jutaan bintang yang kita lihat ini memiliki jarak yang luar biasa jauhnya dari bumi. Bahkan cahaya pun memerlukan waktu jutaan waktu untuk mencapainya. Tapi lihatlah, meski terletak sangat jauh, mereka masih bisa menghiasi dan memberikan keindahan untuk hidup miliyaran manusia dibumi. Kamu juga harus seperti mereka, bisa menghiasi dan memberikan keindahan orang orang disekitarmu.
Hal itu merupakan salah satu kata kata dari ibu ketika sedang melihat bintang yang masih lekat diingatan saya sampai sekarang. Memang kalo dipikir pikir ada benarnya juga, Allah menciptakan jutaan bintang yang memiliki jarak teramat jauh dengan bumi untuk bisa menghiasi langit malam sehingga menimbulkan kebahagiaan untuk siapa saja yang melihatnya. Lalu kenapa kita tidak mengambil pelajaran dari hal tersebut...??? kenapa kita tidak saling menghiasi hidup satu sama lain...??? kenapa kita justru menebarkan kebencian dan saling menyakiti...???
Seperti halnya, Mas Hikiboshi, dan Mbak Orihime tadi, meski mereka berdua hanya bisa terlihat sekali setahun, tapi mereka bisa saling menghiasi hidup satu sama lain dengan cara membentuk rasi bintang. Kita yang bahkan setiap hari bertemu kenapa justru sering menyakiti satu sama lain...???
Akhir akhir ini terdengar berita pengeboman lagi didaerah solo. Saya benar benar tidak habis pikir, kenapa mereka membeda2kan dan saling membenci karena perbedaan tersebut...???
Bukankah kita hidup di bumi yang sama...??? dibawah langit yang sama...??? memiliki matahari, bulan bahkan bintang yang sama...??? menghirup udara yang sama...??? kenapa kita terus mencari secuil perbedaan padahal ada sejuta persamaan pada diri kita...???
Tidakkah lebih indah jika kita bisa saling memahami dan mengerti satu sama lain....??? tidakkah lebih menyenangkan jika kita bisa saling menyayangi satu sama lain....??? Well, ask your self.....!!!
"Manusia tidak membutuhkan alasan untuk saling menyayangi satu sama lain, tetapi untuk saling membenci dan menyakiti mereka HARUS memiliki alasan yang sangat logis" Shinichi Kudo
Seperti halnya, Mas Hikiboshi, dan Mbak Orihime tadi, meski mereka berdua hanya bisa terlihat sekali setahun, tapi mereka bisa saling menghiasi hidup satu sama lain dengan cara membentuk rasi bintang. Kita yang bahkan setiap hari bertemu kenapa justru sering menyakiti satu sama lain...???
Akhir akhir ini terdengar berita pengeboman lagi didaerah solo. Saya benar benar tidak habis pikir, kenapa mereka membeda2kan dan saling membenci karena perbedaan tersebut...???
Bukankah kita hidup di bumi yang sama...??? dibawah langit yang sama...??? memiliki matahari, bulan bahkan bintang yang sama...??? menghirup udara yang sama...??? kenapa kita terus mencari secuil perbedaan padahal ada sejuta persamaan pada diri kita...???
Tidakkah lebih indah jika kita bisa saling memahami dan mengerti satu sama lain....??? tidakkah lebih menyenangkan jika kita bisa saling menyayangi satu sama lain....??? Well, ask your self.....!!!
"Manusia tidak membutuhkan alasan untuk saling menyayangi satu sama lain, tetapi untuk saling membenci dan menyakiti mereka HARUS memiliki alasan yang sangat logis" Shinichi Kudo


0 komentar:
Poskan Komentar